RSS

Kapankah Indonesia Punya Homestay Resmi?

08 May

Sudah pernah dengar tentang Koreastay?

Kalau belum, Koreastay adalah program homestay yang secara resmi diselenggarakan oleh pemerintah Korea Selatan. Menarik, tentu saja.

Jika kebanyakan homestay  di berbagai negara lebih banyak ditujukan khusus untuk pelajar/mahasiswa, homestay yang dirancang pemerintah Korea ini dibuat untuk semua umat, alias tidak hanya untuk pelajar/mahasiswa saja. Dengan begitu, para turis tidak melulu untuk “dipaksa” tinggal di akomodasi semacam hotel, hostel, inn, resort, dll. Mereka yang datang untuk merasakan pengalaman budaya Korea yang kental bisa memilih homestay: a home away from home.

Setiap hari turis bisa makan dan tinggal bersama sebuah keluarga Korea dengan adat istiadatnya. Turis juga sangat dianjurkan untuk mengenal bagaimana norma yang berlaku di keluarga Korea. Tata cara makan bersama, etika ijin keluar rumah dan sejenisnya, semua diperkenalkan lebih awal melalui website Koreastay.

Tak sembarang homestay, pemerintah benar-benar melakukan kontrol yang ketat atas host (tuan rumah)nya. Persyaratannya sangat komprehensif dan mendukung program pengenalan budaya Korea ke dunia internasional. Beberapa diantaranya host diwajibkan dapat berbahasa Inggris aktif dan memiliki pemahaman toleransi budaya. Kualitas kamar yg disediakan (meliputi kebersihan, luas kamar, tingkat kebisingan, ventilasi, dll) dinilai. Lingkungan di sekitar rumah, termasuk juga motivasi host dan orientasi servis bahkan diperhatikan, termasuk juga akses kepada keragaman budaya Korea dan transportasi umum. Homestay-homestay resmi tersebut disertifikasi oleh Komenterian Pariwisata, dan dievaluasi secara berkala. Keren bukan?

Setelah saya korek-korek di internet, ternyata program homestay yang resmi seperti Koreastay tidak hanya dimiliki oleh Kementerian Pariwisata Korea. Negara tetangga kita, Malaysia, juga memiliki program serupa lewat Kementerian Pelancongan Malaysia. Lebih ajib lagi, program homestay Malaysia yang disebut Go2Homestay ini malah sudah memiliki apps untuk iPhone dan Blackberry. Meski dengan video yang sedikit amatir, setiap negara bagiannya memiliki video masing-masing untuk memperkenalkan program homestay dan budaya yang ada. Homestay tersebut bisa dinikmati dengan range harga RM 150 – 250 atau sekitar 450 – 750 ribu rupiah.

Banyak negara yang memiliki program homestay. Akan tetapi, sedikit diantaranya yang mengolah dan mengemasnya dengan apik semacam Korea dan Malaysia. Di Jepang, Spanyol, dan Vancouver – Canada, ada pengelolaan homestay tetapi dikelola oleh agen secara komersial. Koreastay dan Go2Homestay juga bersifat komersial, tetapi komersialisasi tersebut terkontrol kualitasnya, dan tidak dilepas begitu saja. Kementerian pariwisatanya secara resmi mendukung program yang secara langsung memberikan “freshmoney” ke masyarakat melalui pariwisata.

Indonesia, kapankah akan punya program homestay semacam itu? #iri sekali rasanya.

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: