RSS

Mengintip Pasar Tradisional di Beijing

19 Dec

Kios-kios di sekitar pasar (berjalan menuju pasar)

Baru sekali ini, saya pergi ke pasar tradisional ketika ke luar negeri. Lumayan juga, jadi tahu kan real life dari masyarakat setempat. Hari minggu pagi, sebelum saya take off ke Jakarta, saya pergi ke pasar tradisional di salah satu pusat kota Beijing. Tentu saja tidak sendirian. Saya menemani Bu Yuni, konselor KBRI yang apartemennya saya tinggali.

Pasar tradisional di Beijing tidak jauh beda dengan pasar tradisional di Jawa, yang kalau musim hujan mungkin juga sama-sama becek. Pasarnya semacam gudang besar, di mana penjualnya berjualan tanpa sekat. Hanya pedagang-pedagang yang berjualan di sudut-sudut pasar yang memiliki toko bersekat.

Keramaian di dalam pasar

Bahan-bahan makanan yang dijual pun relatif sama, kecuali bumbu-bumbunya yang tentu saja tidak selengkap di pasar tradisional kita. Di sana tidak ada bumbu jenis temu-temu-an/akar-akaran (semacam temu kunci, kunir, kencur, laos, dll). Paling akar-akaran yang ada paling hanya jahe. Jadi kalau memasak ya mentok bumbunya itu-itu saja: cabai, bawang merah, bawang putih, garam, gula, merica.

Aneka biji-bijian (grain): beras, beras merah, jagung, dll.

Aneka kacang dan kuaci

Meskipun bahan makanan yang di jual relatif sama dengan di Indonesia, di sana bahan makanan sangat murah, lebih murah daripada di Jawa. Contohnya, 500gram brokoli hanya 2 yuan (sekitar 3000 rupiah), sedangkan di sini bisa belasan ribu rupiah.

Brocoli - cuma 2 yuan per setengah kilogram

Yang menarik, di sana orang-orang berbelanja dengan keranjang yang berbentuk seperti kereta dorong (ditarik seperti koper), dengan bentuk dan warna yang bermacam-macam.

Contoh keranjang belanja di pasar

Beberapa bahan makanan yang dijual, seperti apel, mentimun, dan cabai memiliki bentuk dan ukuran yang unik. Cabai yang saya temui berukuran sepanjang 20-25cm, kira-kira sejengkal tangan saya (bahkan ada yang lebih besar), dan lebarnya 4-7cm. Hehe, bisa kebayang kan besarnya cabai China?

Cabai China. Panjangnya 20-25cm (seukuran telapak tangan), dengan lebar 4-7cm.

Mentimun China

Kalau cabai China segede gaban, apel China justru sebaliknya: sangat mungil dan imut-imut. Warna kulit apelnya campuran antara coklat, hijau muda, terkadang cenderung putih. Ukurannya hanya sebesar 3-4 cm, dan biasanya tidak berbiji. Daging buahnya pun agak seperti kapas, tapi manis dan enak. Timun China juga agak berbeda. Kulitnya seperti berduri (tapi bukan duri), dan agak berbulu, dengan warna hijau tua.

Apel China - besarnya hanya 3-4cm

Satu hal yang membuat saya kaget, di dalam pasar ada mas-mas yang jual minuman keras bergentong-gentong. Entah menuman keras jenis apa saya kurang tahu. Yang jelas, gentongnya persis seperti di film-film kungfu China jaman dulu. Tampang mas-mas itu pun seperti orang teler alias mabuk.

Mas-mas dewa mabuk, alias penjual minuman keras di pasar, hihihi

 
4 Comments

Posted by on December 19, 2011 in Beijing, trip/traveling

 

4 responses to “Mengintip Pasar Tradisional di Beijing

  1. alfisyahriyani

    December 24, 2011 at 11:14 am

    seru seru seru! btw, lu sempet ke chatuchak gak waktu ke bangkok? terus di cina ada floating market juga gak?😛

     
    • Nor Rofika Hidayah

      December 27, 2011 at 2:18 pm

      gak sempet ke chatuchak, kan gw gak kebagian weekend jadi gak ke chatuchak. Kapan2 gw mesti ke situ buat belanja, hahahahaha.
      kl floating market di cina sih gw gak tau ya, tapi kalo di bangkoknya gak ada deh setau gw. Mgkin di suburban cina ada kali ya tapi gak terkenal.

       
  2. cecep sae

    September 25, 2012 at 3:36 am

    nama pasarnya apa yahh ??

     
    • Nor Rofika Hidayah

      October 10, 2012 at 2:15 am

      waduh, nggak tau nih,,, yang jelas ada di deket Palm Spring International Apartment..10 menit jalan kaki.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: